Konsep Pengelolaan (pengorganisasian) Kelas


1. Definisi Pengelolaan Kelas

Istilah mengelola kelas berasal dari dua suku kata, yaitu mengelola dan kelas. Mengelola merupakan arti kata dari manajemen. Kata ini berasal dari kata to manage yang berarti mengelola, memimpin atau mengarahkan.[1]

Menurut Kathryn M. Betrol dan David C Martin manajemen adalah proses untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi dengan melakukan empat fungsi utama yaitu merencanakan (planing), pengorganisasian (organazing), memimpin (leading), dan mengendalikan (controlling).[2]

Kemudian untuk kelas sendiri akar katanya berasal dari bahasa yunani, yaitu scholea yang berarti tempat bermain-main atau bersenang-senang. Kelas juga bisa diartikan sebagai tempat untuk berinteraksi antara guru dan siswa dalam melakukan proses pembelajaran. Dalam hal ini kelas tidak tidak harus berada diruangan yang tertutup oleh tembok atau pembatas yang lain. Akan tetapi kelas ialah tempat dimana saja yang dapat digunakan untuk pembelajaran, seperti laboratorium, taman, sawah, kebun maupun meseum sejarah.

Pengelolaan kelas adalah suatu usaha yang dilaksanakan penganggung jawab kegiatan belajar mengajar atau membantunya dengan maksud tercapai kondisi optimal sehingga terlaksana kegiatan belajar mengajar seperti yang diharapkan. Sementara menurut Djama’an Satori, manajemen (pengelolaan) kelas adalah diartikan sebagai keseluruhan proses kerjasama dengan memanfaatkan semua sumber personel dan material yang tersedia dan sesuai untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan.[3] Arikunto berpendapat bahwa pengelolaan kelas adalah suatu usaha guru (penanggung jawab) dalam membantu murid sehingga mencapai kondsi optimal pelaksanaan kegiatan belajar mengajar seperti yang diharapkan.[4]

Berdasarkan definisi diatas dapat disimpulkan bahwa pengorgasisasian (pengelolaan) kelas adalah suatu upaya mengatur dan mengarahkan proses interaksi antara peserta didik dan pendidik dalam satu tempat tertentu yang digunakan untuk melakukan kegiatan pembelajaran dengan tujuan mencapai hasil pembelajaran yang optimal.

2. Tujuan dan fungsi pengelolaan kelas

Mengelola kelas dalam proses pembelajaran sangat penting untuk dilakukan, lebih-lebih untuk pendidikan anak usia dini. Hal ini dilakukan supaya pembelajaran dapat berlangsung dengan baik dan optimal. Berikut beberapa tujuan pengelolaan kelas yang baik.

a. Mendorong siswa mengembangkan tingkah lakunya sesuai dengan tujuan pembelajaran.

b. Membantu siswa menghentikan tingkah lakunya yang yang menyompang dari tujuan pembelajaran.

c. Mengendalikan siswa dan sarana pembelajaran dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan.

d. Membina hubungan interpersonal yang baik antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran menjadi efektif. [5]



Adapun untuk fungsi-fungsi pengelolaan ini ada pendapat yang bebeda-beda. Namun diantara pendapat-pendapat tersebut dapat diambil benang merahnya sebagai berikut:

a) Perencanaan (planning)

Perencanaan ialah pemilihan atau penetapantujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, metode, system, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan. Arti penting perencanaan terutama terutama untuk memberikan kejelasan arah bagi setiap kegiatan sehingga kegiatan dapat diusahakan dan dilaksanakan seefesien dan seefektif mungkin.

b) Pengorganisasian (Organizing)

Goeorge R Terry mengemukakan bahwa pengorganisasian adalah tindakan mengusahakan hubungan-hubungan kelakuanyang efektif antara orang-orang sehingga mereka dapat bekerjasama secara efesien, dan memperoleh kepuasan pribadi dalam melaksanakan tugas-tugas tertentu, dalam kondisi lingkungan tertentu guna mencapai tujuan atau sasaran tertentu.

c) Pelaksanaan (actuating)

Kegiatan pelaksanaan yaituusaha menggerakkan anggota-anggota kelompokagar mereka berkeinginan dan berusaha untuk mencapai sasaran tertentu yang ditentukan. Dengan kata lain, suatu upaya untuk mewujudkan perencanaan menjadi kenyataan.

d) Pengawasan (controling)

Pengawasan ialah suatu kegiatan yang berusaha untuk mengendalikan agar pelaksanaan dapat berjalan sesuai dengan rencana dan memastikan apakah tujuan organisasi tercapai.[6]



Berdasarkan uraian diatas dapat simpulkan bahwa fungsi-fungsi pengelolaan kelas tersebut saling melengkapi sehingga tidak dapat dipisahkan satu sama lain hingga proses pembelajaran berjalan dengan baik

3. Prinsip-prinsip Mengelola Kelas

Keterampilan mengelola kelas berkaitan dengan kemampuan guru dalam mengambil inisiatif dan mengendalikan kegiatan pembelajaran sehingga berjalan secara optimal. Untuk itu perlu adanya prinsip-prinsip dalam mengelola kelas. Berikut adalah beberapa prinsip mengelola kelas:

a. Menunjukkan sikap tanggap

Tanggap terhadap perhatian, keterlibatan, ketidakacuhan, dan ketidak terlibatan dalam tugas-tugas kelas. Siswa merasa guru hadir bersama mereka dan tahu apa yang mereka perbuat.

b. Memberi perhatian

Pengelolaan kelas yang efektif terjadi apabila guru mampu membagi perhatiannya kepada beberapa kegiatan yang berlangsung dalam waktu yang sama.

c. Memusatkan perhatian kelompok

Kegiatan siswa dalam belajar dapat dipertahankan apabila dari waktu ke waktu guru mampu memusatkan perhatian kelompok pada tugas-tugas yang dilakukan.

d. Memberikan petunjuk yang jelas

Penyampaian informasi maupun pemberian petunjuk oleh guru harus secara jelas sehingga siswa tidak kebingungan.

e. Menegur

Apabila ada siswa atau kelompok yang bertingkah laku mengganggu dikelas, hendaknya guru memberikan teguran secara tegas dan jelas.

f. Memberi penguatan

Guru bisa memberikan penguatan terhadap hasil pembelajaran yang dicapai oleh peserta didik, seperti memberikan penghargaanataupun yang lainnya.[7]


Hasanahtun
----------------------------------------------------
[1] Suyadi (2011), Manajemen PAUD, Yogyakarta:Pustaka Pelajar, hal.67


[2] Rusman (2011), Manajemen Kurikulum, Jakarta: Rajawali Press, hal. 121


[3] Syarifuddin dan Irwan Nasution (2005), Manajemen Pembelajaran, Ciputat: Quantum Teaching, hal. 118


[4] Syarifuddin dan Irwan Nasution, Manajemen Pembelajaran…, hal. 118


[5]Muhammad Fadlillah dan lilif Mualifatu Khorida (2013), Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, Jogjakarta: Ar-Ruzz Media, hal.142


[6] Muhammad Fadlillah dan Lilif Mualifatu Khorida, Pendidikan Karakter…, hal. 143-144


[7] Muhammad Fadlillah dan lilif Mualifatu Khorida, Pendidikan Karakter…, hal. 144-145

Belum ada Komentar untuk " Konsep Pengelolaan (pengorganisasian) Kelas "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel