Pengertian Menggambar

Secara umum menggambar merupakan kegiatan melakukan coret-coretan hingga membentuk wujud gambar. Menggambar adalah membuat gambar.[1] Menggambar adalah proses membuat gambar dengan cara menggoreskan benda benda tajam (seperti pensil atau pena) pada bidang datar (misalnya permukaaan papan tulis, kertas, atau dinding).[2] Menurut Affandi, menggambar dan melukis merupakan perwujudan bayangan angan-angan ataupun suatu pernyataan perasaan/ekspresi dan pikiran yang diinginkan. Perwujudan tersebut dapat berupa tiruan objek ataupun fantasi yang lengkap dengan garis, bidang, warna, dan tekstur dengan sederhana.[3]

Menggambar dan melukis memiliki pengertian yang berbeda. Menggambar diartikan sebagai suatu penguraian penjelasan untuk suatu keperluan sehingga cukup hanya dinyatakan dengan goresangoresan garis saja sedangkan melukis diartikan sebagai ungkapan pikiran dan perasaan (ekspresi) melalui unsur-unsur yang lebih komplek termasuk bidang, warna, tekstur, volume, dengan kaidah-kaidah tertentu.[4] Namun Hajar Pamadhi memberikan pernyataan bahwa menggambar dan melukis secara substansial hal tersebut adalah sama, yaitu usaha untuk menyatakan pikiran, gagasan, angan-angan, khayalan, serta kenyataan anak keseharian. Namun menggambar lebih cenderung banyak garis, sedang melukis lebih cenderung banyak menggunakan warna.[5] Menggambar dikenal juga dengan istilah menggambar alam benda. Menggambar seakan-akan memindahkan benda tersebut ke dalam sebuah bidang gambar tanpa adanya suatu perubahan. [6] Pada hakikatnya menggambar adalah penyajian ilusi optik atau manipulasi ruang dalam bidang datar dua dimensi.[7] Berdasar pada pengertian-pengertian tersebut di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa menggambar adalah membuat gambar dengan cara menggoreskan benda-benda tajam (seperti pensil atau pena) pada bidang datar (misalnya permukaaan papan tulis, kertas, atau dinding) yang merupakan perwujudan bayangan angan-angan ataupun suatu pernyataan perasaan/ekspresi dan pikiran yang diinginkan. Perwujudan tersebut dapat berupa tiruan objek ataupun fantasi yang lengkap dengan garis, bidang, warna, dan tekstur dengan sederhana. Aktivitas menggambar dalam penelitian ini adalah proses ketika anak membuat gambar dengan cara menggoreskan pensil atau spidol pada selembar kertas, yang merupakan suatu pernyataan yang berupa tiruan objek ataupun fantasi yang lengkap dengan garis, bidang, warna, dan tekstur dengan sederhana


Akbar Anas
----------------------------------------
[1] Tim Penyusun Kamus Besar Bahasa Indonesia, (1990), Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, hal.250


[2] Sumanto (2006), Pengembangan Kreativitas Senirupa Anak SD, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Direktorat Ketenagaan Perguruan Tinggi, hal.13


[3] Saiful Haq (2008), Jurus-jurus Menggambar & Mewarnai dari Nol. Yogyakarta: Mitra Barokah Abadi Press, hal.2


[4] Saiful Haq, Jurus-jurus Menggambar …,hal.4


[5] Saiful Haq, Jurus-jurus Menggambar …,hal.2


[6] Tarja Sudjana, Irin Tambrin, Tity Soegiarty, & Maman Tocharman (2001), Seni Rupa untuk SLTP Kelas I. Bandung: Penerbit Grafindo Media Pratama.


[7] Muharam E. & Warti Sudaryati (1992), Pendidikan Kesenian II Seni Rupa, Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, hal.95

Belum ada Komentar untuk "Pengertian Menggambar"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel